Lompat ke konten

Selamat Datang di Green Wasathiyah Campus

Terletak di Salatiga, kota paling nyaman dan paling toleran di Indonesia, UIN Salatiga menarik banyak mahasiswa yang datang dari luar. Selain itu, kemudahan transportasi dalam kota dan biaya hidup yang terjangkau hanya menciptakan suasana belajar yang kondusif.

UIN Salatiga menjadi salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang telah memiliki beragam prestasi baik nasional maupun internasional. Dengan jumlah mahasiswa saat ini 16.252 mahasiswa, serta memiliki 2 jurnal yang terindeks pada Scopus..

Business

Tailored strategies to drive growth and success

Online Store

Boost sales with optimized eCommerce solutions

Personal Blog

Turn your ideas into a thriving online presence

Portfolio

Showcase your work with impactful design

Program Unggulan

Kelas Khusus Internasional

SALATIGA – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga menunjukkan cara berbeda dalam mengevaluasi capaian belajar mahasiswanya. Selain mengerjakan soal di atas kertas, para mahasiswa menyelenggarakan sebuah pertunjukan seni terpadu sebagai bentuk Ujian Akhir Semester (UAS) kolaboratif di kampus setempat, di Auditorium Student Center, Kampus 3, UIN Salatiga, Rabu (23/12/2025).

Acara ini merupakan gabungan dari empat mata kuliah unggulan di program Kelas Khusus Internasional (KKI) dan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Keempat mata kuliah tersebut meliputi Traditional Dance, Pendidikan Seni Tari sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Drama, serta Tata Rias.

Yang menarik, pertunjukan ini tidak hanya menjadi panggung bagi mahasiswa lokal. Pada sesi Traditional Dance, tampak tiga mahasiswa asing asal Filipina yang tergabung dalam program KKI ikut lincah membawakan Tari Piring dari Sumatra Barat.

Program PPG

“Guru profesional harus berdiri di barisan terdepan. Pertanyaannya, sejauh mana pengukuhan ribuan guru ini berdampak pada skor literasi dan numerasi siswa di kelas? Tahun baru harus menjadi titik pembuktian profesionalisme yang nyata,” tegas Munir.
Isu kesehatan mental dan perkembangan kognitif siswa menjadi sorotan utama dalam pengukuhan ini. Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag, mengingatkan para guru akan fenomena brain rot yang menghantui Generasi Alpha akibat konsumsi video pendek yang hiper-stimulatif.

“Algoritma media sosial memicu pelepasan dopamin instan yang mengikis sustained attention atau daya fokus siswa. Guru wajib membekali siswa agar bijak mengelola gawai,” jelasnya..

Zona Integritas Bebas dari Korupsi